<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Yadnya yang Efektif dan Praktis di Jaman Modern</title>
	<atom:link href="http://bali.stitidharma.org/yadnya-yang-efektif-dan-praktis-di-jaman-modern/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bali.stitidharma.org/yadnya-yang-efektif-dan-praktis-di-jaman-modern/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
	<description>Bali for The World: Spiritualism, Tradition, Arts, Cultures, Tourism, etc</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 12:29:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=57</generator>
	<item>
		<title>By: IW.Gelgel</title>
		<link>http://bali.stitidharma.org/yadnya-yang-efektif-dan-praktis-di-jaman-modern/comment-page-1/#comment-18</link>
		<dc:creator>IW.Gelgel</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 Jan 2010 09:18:57 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bali.stitidharma.org/2009/12/24/yadnya-yang-efektif-dan-praktis-di-jaman-modern/#comment-18</guid>
		<description>Om Swastyastu;
 
Artikel yang sangat adaptif sesuai konsep Dese-Kale-Patre &amp; diramu dengan prisnsip 3E (efisien-efektif-ekonomis) sampun sangat bagus banget, dan tyang cuma ingin tambahkan mengenai &#039;Klasifikasi&#039; Tri-Ama/Nimu kan ada 9 (3x3) &amp; sebaiknya ada penjelasan khusus dengan disertai &#039;Matrix Formula&#039;nya (Kriteria &amp; Kadarnya harus jelas) !
 
Tyang sangat setuju, bila segera diupayakan penerapanya ke tingkat Nasional, tentu dengan kewenangan PHDI pusat sebagai majelis tertinggi umat se-indonesia, memang sih Bali tetap sebagai barometer perkembangan nasional !
 
Menurut tyang, sudah amat sangat terlambat, bila sudah diterapkan, apalagi belum sama sekali. Tyang hanya bisa ter-heran2, melihat langsung perkembangan Bali (Hindu &amp; Umatnya), terkesan seperti Nasi campur (susah dipilah). Memang, disisi ekonomi &amp; modernisasi perkembanganya Bali bagus, tapi disisi mental &amp; prilaku para tokoh &amp; generasi mudanya cendrung tambah buruk sekali ? Ampure, yening wenten iwang !
 
Om Shanti x3.
Tyang mangkin ring Makassar
(Jawa-Sumatra sejak 1980).</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Om Swastyastu;</p>
<p>Artikel yang sangat adaptif sesuai konsep Dese-Kale-Patre &amp; diramu dengan prisnsip 3E (efisien-efektif-ekonomis) sampun sangat bagus banget, dan tyang cuma ingin tambahkan mengenai &#8216;Klasifikasi&#8217; Tri-Ama/Nimu kan ada 9 (3&#215;3) &amp; sebaiknya ada penjelasan khusus dengan disertai &#8216;Matrix Formula&#8217;nya (Kriteria &amp; Kadarnya harus jelas) !</p>
<p>Tyang sangat setuju, bila segera diupayakan penerapanya ke tingkat Nasional, tentu dengan kewenangan PHDI pusat sebagai majelis tertinggi umat se-indonesia, memang sih Bali tetap sebagai barometer perkembangan nasional !</p>
<p>Menurut tyang, sudah amat sangat terlambat, bila sudah diterapkan, apalagi belum sama sekali. Tyang hanya bisa ter-heran2, melihat langsung perkembangan Bali (Hindu &amp; Umatnya), terkesan seperti Nasi campur (susah dipilah). Memang, disisi ekonomi &amp; modernisasi perkembanganya Bali bagus, tapi disisi mental &amp; prilaku para tokoh &amp; generasi mudanya cendrung tambah buruk sekali ? Ampure, yening wenten iwang !</p>
<p>Om Shanti x3.<br />
Tyang mangkin ring Makassar<br />
(Jawa-Sumatra sejak 1980).</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
