<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Pura dan Sanggah Pamrajan</title>
	<atom:link href="http://bali.stitidharma.org/pura-dan-sanggah-pamrajan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bali.stitidharma.org/pura-dan-sanggah-pamrajan/#utm_source=feed&amp;utm_medium=feed&amp;utm_campaign=feed</link>
	<description>Bali for The World: Spiritualism, Tradition, Arts, Cultures, Tourism, etc</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Jul 2010 12:29:53 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2729</generator>
	<item>
		<title>By: Postmaster</title>
		<link>http://bali.stitidharma.org/pura-dan-sanggah-pamrajan/comment-page-1/#comment-29</link>
		<dc:creator>Postmaster</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 13 Jan 2010 12:24:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bali.stitidharma.org/2009/12/23/pura-dan-sanggah-pamrajan/#comment-29</guid>
		<description>Om Swastyastu. 

Silakan langsung kontak ke email atau facebook Bhagawan Dwija (infonya ada di halaman depan).
Jika mendesak bisa langsung telpon beliau di
Rumah: 0362-22113, 0362-27010
HP: 081-338-423720

Om Santih Santih Santih Om</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Om Swastyastu. </p>
<p>Silakan langsung kontak ke email atau facebook Bhagawan Dwija (infonya ada di halaman depan).<br />
Jika mendesak bisa langsung telpon beliau di<br />
Rumah: 0362-22113, 0362-27010<br />
HP: 081-338-423720</p>
<p>Om Santih Santih Santih Om</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: I Dewa Ketut Sidiyasa</title>
		<link>http://bali.stitidharma.org/pura-dan-sanggah-pamrajan/comment-page-1/#comment-27</link>
		<dc:creator>I Dewa Ketut Sidiyasa</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 12 Jan 2010 01:32:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://bali.stitidharma.org/2009/12/23/pura-dan-sanggah-pamrajan/#comment-27</guid>
		<description>Om Suastiastu,

Nawegang Ratu Pedanda
Tyang mau bertanya apakah bisa merubah tegak odalan terus bagaimana prosedure atau tata caranya? Sekedar informasi, melihat penjelasan Ratu Pedanda di atas tentang hari-hari baik/rainan yang biasanya digunakan sebagai tegak odalan, di rumah kami sedang dilakukan pemugaran total (ngebet dasar dan memperluas areal merajan). Menurut ingatan orang tua kami, tegak odalan yang dulu adalah Hari Kamis, Wrespati Umanis Ugu (29 April 2004)- dan sebenarnya waktu itu sih bukan Odalan dalam ari sebenarnya-melainkan hanya upacara pemelaspasan saja. Menurut saran tetua-tetua kami, bahwa untuk Merajan yang baru tegak odalan harus tetap sama diambil pada hari (Wrespati Umanis Ugu)itu juga, yang pada bulan Januari ini jatuh pada Hari Kamis, 28 Januari 2010. Mengingat mendesaknya hari tersebut, mohon kemurahan hati Ratu Pedanda untuk sesegeranya berkenan memberikan pencerahan kepada kami mangda kami ten wenten salah pengerian.

Suksam banget

Om Santih, santih, santih, om.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Om Suastiastu,</p>
<p>Nawegang Ratu Pedanda<br />
Tyang mau bertanya apakah bisa merubah tegak odalan terus bagaimana prosedure atau tata caranya? Sekedar informasi, melihat penjelasan Ratu Pedanda di atas tentang hari-hari baik/rainan yang biasanya digunakan sebagai tegak odalan, di rumah kami sedang dilakukan pemugaran total (ngebet dasar dan memperluas areal merajan). Menurut ingatan orang tua kami, tegak odalan yang dulu adalah Hari Kamis, Wrespati Umanis Ugu (29 April 2004)- dan sebenarnya waktu itu sih bukan Odalan dalam ari sebenarnya-melainkan hanya upacara pemelaspasan saja. Menurut saran tetua-tetua kami, bahwa untuk Merajan yang baru tegak odalan harus tetap sama diambil pada hari (Wrespati Umanis Ugu)itu juga, yang pada bulan Januari ini jatuh pada Hari Kamis, 28 Januari 2010. Mengingat mendesaknya hari tersebut, mohon kemurahan hati Ratu Pedanda untuk sesegeranya berkenan memberikan pencerahan kepada kami mangda kami ten wenten salah pengerian.</p>
<p>Suksam banget</p>
<p>Om Santih, santih, santih, om.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
