Ngeruwat Desa

QUESTION:

Kami diminta untuk melakukan upacara ngeruwat desa yang akan dilakukan ring Pura. Kami sangat awam mengenai upacara pengeruwatan ini, mohon petunjuk mengenai bebanten dan caru apa yang patut kami laksanakan?

Apakah cukup dengan Caru ayam eka sata saja? Adakah banten yang spesifik lainnya yang khusus dipakai ngeruwat?

ANSWER:

Upacara ‘ngeruat’ dalam bahasa Bali disebut ‘mecaru’. Untuk palemahan desa, sebaiknya dilakukan di perempatan jalan di tengah-tengah desa/ kota itu, sebab jika di Pura, kurang tepat.

Caru yang digunakan adalah minimal caru panca sata (dengan lima ekor ayam).

Bila memungkinkan, gunakan caru rsi gana, yaitu lima ekor ayam ditambah satu ekor bebek di betutu letaknya di arah tenggara dan satu ekor anjing bulu baang bungkem di arah barat daya, dibuat ‘mebayang-bayang’ (belulangnya dan kepalanya utuh).

Related posts:

  1. Macaru
  2. Membangun Pelinggih Padmasari
  3. Masalah Mecaru
  4. Pelinggih Untuk Rumah
  5. Upacara Pindah Rumah (Menempati Rumah Baru)

Leave a Reply

 

 

 

You can use these HTML tags

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>