Om Swastyastu. Puja-nya sebagai berikut:
OM AYANTU PITARA DEWAH
AYANTU PITARA GANEM
AYANTU PITARA SARWA
YA NAMA SIWAYA
Om Swastyastu.
1. Caru dan tawur merupakan satu kesatuan, di mana tawur adalah bagian-bagian caru yang di ‘tek-tek’ kemudian ditebarkan di tanah. Bagian-bagian caru itu: kelungah, binatang/ darah, tumpeng, sate, reramesan, dan dicampur dengan nasi oran, atau bila carunya besar, ada tepung putih yang merajah.Tawur ditebarkan ke tanah tempat mecaru, keliling halaman rumah, sanggah pamerajan, dll. Bila tawur kesanga, tawur juga ditebarkan ke seluruh desa, ke sawah, kebun, dan tanah kosong lainnya.
Urutan upacara Piodalan tingkat “biasa”
- Mareresik
- Mapiuning
- Macaru
Banten pada awalnya ketika diajarkan pembuatannya di Desa Puakan (Kecamatan Tegallalang, Gianyar, Bali) oleh Maha Rsi Markandeya kepada penduduk setempat di abad ke-8, bernama “Bali” atau “Wali”. Lama kelamaan tradisi yang diajarkan itu berkembang ke seluruh pulau, sehingga orang-orang yang bersembahyang menggunakan banten, dinamakan “Orang Bali” dan pulau kecil inipun bernama Pulau Bali.
Recent Comments