Ask Bhagawan Dwija

Bhagawan DwijaAny private or public question about Hinduism aspects? Whatever lightweight or heavyweight level of the question(s), DO NOT HESITATE, just meet him online.
Yahoo Mail: bhagawandwija@yahoo.com
Facebook: facebook.com/people/bhagawan-dwija/1044273751

Features

Stiti Dharma MobileTry Stiti Dharma Mobile with your mobile phone (http://stitidharma.org). Picture preview beside. [1]
Translate this site using Google Translate. It doesn’t give a perfect result but give it a try. Click here. [2]
View our Gallery at the sidebar Pages menu (also appear at the top of our website). Click here. [3]
On going… A lot of QA (Question & Answer) content at QA category. Click here. [4]

Calendar

March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Who's Online

10 visitors online now
10 guests, 0 members

Categories

Trihitakarana

Relevansinya pada antisipasi perubahan iklim dunia — World Climate Change

Makalah yang disampaikan pada Focus Group Discussion di Sekretariat Bali Climate Change, Kuta – Bali, 18 Oktober, 2007

PENDAHULUAN

Mpu Kuturan yang datang di Bali pada abad ke-11 atas permintaan Raja Udayana dan Gunapriadharmapatni tidak hanya berhasil menyatukan berbagai sekte agama Hindu yang ada ketika itu dalam wadah kepercayan Trimurti, tetapi juga telah meletakkan dasar-dasar kehidupan sosial religius dalam bentuk tatanan Desa Pakraman.

Konsep Alam Bertingkat

Om Swastyastu. Salah satu filsafat yang berkaitan dengan pola hubungan antara manusia dengan alam (bagian dari Trihitakarana) adalah konsep keadaan alam yang bertingkat yaitu “Alam Atas” (Swahloka), “Alam Tengah” (Bhuahloka), dan “Alam Bawah” (Bhurloka), yang masing-masing mempunyai sifat: Swahloka adalah Utama, Bhuahloka adalah Madya, dan Bhurloka adalah Nista, dan dikaitkan dengan “stana” yaitu Swahloka adalah alam Dewa, Bhuahloka adalah alam manusia, dan Bhurloka adalah alam mahluk rendahan.

Penunggun Karang

Istilah Penunggun Karang dalam Sastra Dresta disebut Sedahan Karang (di perumahan) untuk membedakan dengan Sedahan Sawah (di sawah) dan Sedahan Abian (di kebun/ tegalan/ abian). Dalam lontar Kala Tattwa disebutkan bahwa Ida Bethara Kala bermanifestasi dalam bentuk Sedahan Karang/ Sawah/ Abian dengan tugas sebagai Pecalang, sama seperti manifestasi beliau di Sanggah Pamerajan atau Pura dengan sebutan Pangerurah, Pengapit Lawang, atau Patih.

Drwya Yadnya

Derma atau pemberian sesuatu kepada kaum fakir miskin yang dalam agama lain disebut zakat fitrah, di dalam ajaran Agama Hindu disebut sebagai Drwya yadnya. Drwya dalam Bahasa Kawi berarti barang-barang yang dimiliki; sedangkan Yadnya artinya pengorbanan suci yang tulus ikhlas. Jadi Drwya Yadnya arti bebasnya: memberikan barang-barang milik kita kepada orang lain yang membutuhkan, didasari oleh hati suci dan tulus ikhlas tanpa pamrih.

Asuri Sampad

Manusia (siapapun) selalu mempunyai dua kekuatan/ kecenderungan sifat/ perilaku yang bertentangan:

  1. Asuri Sampad: sifat-sifat keraksasaan (negatif)
  2. Daiwi Sampad: sifat-sifat kedewataan (positif)

Page 1 of 111234510...Last »