Ask Bhagawan Dwija

Bhagawan DwijaAny private or public question about Hinduism aspects? Whatever lightweight or heavyweight level of the question(s), DO NOT HESITATE, just meet him online.
Yahoo Mail: bhagawandwija@yahoo.com
Facebook: facebook.com/people/bhagawan-dwija/1044273751

Features

Stiti Dharma MobileTry Stiti Dharma Mobile with your mobile phone (http://stitidharma.org). Picture preview beside. [1]
Translate this site using Google Translate. It doesn’t give a perfect result but give it a try. Click here. [2]
View our Gallery at the sidebar Pages menu (also appear at the top of our website). Click here. [3]
On going… A lot of QA (Question & Answer) content at QA category. Click here. [4]

Calendar

March 2010
M T W T F S S
« Feb    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

Who's Online

12 visitors online now
11 guests, 1 members

Categories

Sekilas Sejarah dan Perkembangan Hindu

Om Swastyastu. Sejarah dan Perkembangan Agama Hindu secara singkat dimulai sebagai berikut: Weda diperkirakan diwahyukan oleh Hyang Widhi sejak 2500 tahun sampai 1500 tahun Sebelum Masehi. Weda tidak diwahyukan sekaligus, tetapi bertahap melalui jarak waktu sekitar 1000 tahun dan diterima oleh tujuh Maha Rsi (Sapta Rsi), yaitu: Grtsamada, Wiswamitra, Wamadewa, Atri, Bharadwaja, Wasista, dan Kanwa.

Sekilas Reinkarnasi

Ketika Atman ber-reinkarnasi dapat mengambil wujud sebagai manusia, binatang dan tumbuh-tumbuhan sesuai dengan karmapala/ karmawasana Atman dalam kehidupan sebelumnya. Jika karmawasananya baik akan menjelma sebagai manusia suputra, demikian selanjutnya menurut jenjang subha-asubha karma yang membungkus Atman.

Puja Trisandya, Kramaning Sembah, dan Me-Saiban

Om Swastyastu. Puja Trisandya dilaksanakan tiga kali sehari karena menurut Lontar Niti Sastra, kita sebagai penganut Hindu Sekte Siwa Sidanta memuja Matahari (Surya) sebagai keagungan dan kemahakuasaan Hyang Widhi. Matahari juga sumber energi atau sumber kehidupan.

Tattwa, Susila, dan Upacara

Om Swastyastu. Tiga kerangka Agama Hindu, yaitu: Tattwa, Susila, dan Upacara. Yang dimaksud dengan Tattwa adalah cara kita melaksanakan ajaran agama dengan mendalami pengetahuan dan filsafat agama. Susila adalah cara kita beragama dengan mengendalikan pikiran, perkataan, dan perbuatan sehari-hari agar sesuai dengan kaidah-kaidah agama. Upacara adalah kegiatan keagamaan dalam bentuk ritual Yadnya, yang dikenal dengan Panca Yadnya: Dewa, Rsi, Pitra, Manusa, dan Bhuta Yadnya.

Ongkara

Om Swastyastu. Ada yang menanyakan bentuk/ gambar simbol Ongkara di India dengan di Bali kok beda? Padahal sama-sama Hindu. Tentang simbol Ongkara di India saya belum temukan sumber sastranya, tentang bentuk Ongkara di Bali saya dapat jelaskan (sumber: Lontar Krakah Modre Aji Griguh).

Page 1 of 171234510...Last »