In Bali, no temple festival or ceremony is complete without entertainment for the gods, attending guests, and the local people. Temple anniversaries are occasions for all night drama and dance perfomance, with different types of entertainment each concecutive night, sometimes lasting until morning.
Ditinjau dari Perspektif Hindu
Kehidupan manusia yang tidak lepas dari pengaruh kemahakuasaan Hyang Widhi, dalam ajaran Hindu terdiri dari dua aspek yaitu aspek nyata atau “skala” dan aspek tidak nyata atau “niskala”. Aspek skala adalah sesuatu yang jelas dan langsung dapat dilakukan melalui hasil berpikir (cognitive) yang juga menghasilkan emosi dan perilaku, kemudian dapat dirasakan melalui pengindraan. Aspek niskala mengandung keyakinan pada ajaran agama yang mempengaruhi ketentraman batin melalui vibrasi-vibrasi kesucian yang hasilnya tidak dapat dirasakan melalui pengindraan. Keduanya tidak terpisahkan dan oleh karena itu perlu diperhatikan secara bersama-sama.
QUESTION:
Bagaimana pandangan Hindu terhadap bencana?
ANSWER:
1. Dalam ajaran Hindu di Nusantara ada yang disebut: Trihitakarana. Tri artinya tiga, hita artinya kebaikan, dan karana artinya sebab/ yang menyebabkan. Jadi ada tiga hal yang perlu dijaga agar terwujud kebaikan dan keharmonisan kehidupan manusia, di mana pun berada, yaitu: 1. Parhyangan, adalah keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, 2.Pawongan, adalah keharmonisan hubungan antara manusia sesama manusia, dan 3. Palemahan, adalah keharmonisan hubungan antara manusia dengan alam semesta.
Om Swastyastu. Berdasar pengalaman saya memimpin upacara Pitra Yadnya sejak tahun 2000, barangkali sudah ribuan roh yang disucikan, ternyata yang namanya sorga dan neraka itu ada di alam setelah kehidupan kita di dunia. Roh yang masuk neraka, tidak selamanya di sana, tetapi jika sudah dipandang cukup waktunya oleh Hyang Widhi, menjelma kembali menjadi manusia yang sangat papa, atau mahluk lain yang lebih rendah.
QUESTION:
Bale banjar yang pernah digunakan untuk kegiatan perorangan, apakah perlu diupacarai sesudah menggunakannya?
ANSWER:
Bale Banjar yang pernah digunakan untuk perhelatan perorangan perlu diupacarai dengan caru ekasata, tujuannya mengembalikan keharmonisan Trihitakarana. Namun demikian sebaiknya anda berkonsultasi dengan Klian Adat, apa jenis upacara yang biasa dilakukan untuk hal seperti itu di Balai Banjar bersangkutan.
Permanent Link (55 words, estimated 13 secs reading time):
http://bali.stitidharma.org/upacara-untuk-bale-banjar/
Recent Comments