Any private or public question about Hinduism aspects? Whatever lightweight or heavyweight level of the question(s), DO NOT HESITATE, just meet him online. Yahoo Mail: bhagawandwija@yahoo.com Facebook:
Try Stiti Dharma Mobile with your mobile phone (). Picture preview beside. [1]
Translate this site using Google Translate. It doesn’t give a perfect result but give it a try. Click . [2]
View our Gallery at the sidebar Pages menu (also appear at the top of our website). Click here. [3]
On going… A lot of QA (Question & Answer) content at QA category. Click here. [4]
This farm’s goal is to promote the survival of the green turtles, which are an endangered species. The farm is located next to Tanjung Benoa, near Nusa Dua and Jimbaran Bay. The shy turtles are kept in bamboo fences, so that they are safe from poachers. People are now encouraged not to kill the turtles for food, in order to ensure the survival of these creatures.
The Regency of Badung, which is located between 08 degrees south latitude and 115 degrees east longitude, is shaped like “keris”, a traditional sword in Bali. The Regency, which has only 418.52 square kilometers of land, is divided into six districts (kecamatan), 40 administrative villages (desa dinas and kelurahan), and as many as 117 traditional villages (desa adat).
Om Swastyastu. SAPI hendaknya dipisahkan antara LEMBU dan BANTENG. Lembu adalah berwarna putih, yang bisa diperah susunya, merupakan/ dipercaya sebagai pelinggihan Ida Bhatara Siwa disebut Lembu Nandhini. Sedangkan Banteng tidak bisa/ biasa diperah susunya untuk diminum manusia. Lembu banyak ada di India dan di Jawa, sedangkan di Bali adalah banteng.
Om Swastyastu. Urut-urutan acara dalam menyambut Hari Raya Nyepi
1. TAHAP PERTAMA (MELASTI)
Melasti adalah Bahasa Kawi berasal dari kata “mala” = kotoran dan “asti” = abu/ lebur dengan demikian melasti artinya melebur kotoran. Kegiatan melasti juga disebut melelasti, melis, mesucian, mekiyis.
Om Swastyastu, Kalau ditelusuri Sejarah Bali, ternyata di sekitar abad 11 – 14 para Sulinggih/Maha Rsi tugasnya lebih banyak sebagai ‘Acarya’ yaitu memberikan dharma wacana, berkeliling ke desa-desa, bahkan tanpa diundang. Beliau berinisiatif sendiri mengumpulkan umat untuk diajak berbincang-bincang tentang dharma. Bukti sejarah, adanya pura-pura : Pulaki, Ponjok Batu, Rambut Siwi, Peti Tenget, Sakenan, dan lain-lain. Sebagai penghormatan/ pemujaan kepada Ida Danghyang Nirartha karena di tempat-tempat itu beliau pernah ‘mondok’ memberikan dharma wacana.
Om Swastyastu. Bacalah beberapa Sloka Niti Sataka di bawah ini, yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam kehidupan.
7. YADAKINCI JJNYOAHAM DVIPA IVA MADANDHAH SAMABHAVAM, TADA SARVAJNO ASMITYA BHAVADA VALIPTAM MAMA MANAH, YADA KINCITKINCID BUDHAJANA SAKASADAVAGATAM, TADA MURKHOASMITI JVAR IVA MADO ME VYAPAGATAH.
Ketika menguasai sedikit pengetahuan, aku bagaikan seekor gajah yang mengamuk, penuh dengan keangkuhan dan merasa paling tahu segalanya, tetapi ketika mulai bergaul dengan orang-orang bijaksana, maka kesombonganku perlahan-lahan mereda bagaikan demam, dan akhirnya menyadari bahwa aku adalah orang bodoh.
Membaca pertanyaan di SARAD No. 13 Januari 2001, bertajuk “Ngaben dan Penyederhanaan”, saya jadi ikut tergelitik, di mana dalam pertanyaan itu, disinggung mengenai pemotongan hewan kurban, yang dinyatakan mengikuti ajaran Tantra. Dan dalam bahasa yang masih memakai “konon” di zaman Budha, seorang siddha membuktikan tak satu pun roh hewan kurban itu bisa meningkat. Bahkan binatang itu tak rela dipotong.
Recent Comments